Arsip Bulanan: Januari 2017

Di Indonesia, Pangsa Pasar Terbesar Lenovo Ada di Wilayah Ini

Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi ternyata merupakan wilayah yang sangat penting bagi Lenovo. Di wilayah Jabodetabek ini pangsa pasar Lenovo dikatakan berpusat.

“Sejauh ini, market share terbesar Lenovo masih berada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi,” ujar Miranda Vania Warokka, Marketing Manager Lenovo Indonesia, kepada Kompas.com di Bandung, Sabtu (12/11/2016).

Baca: Merek Lenovo Bakal Dihapus, Diganti Moto?

Untuk wilayah tersebut, sambung Miranda, kontribusi pangsa pasar yang diberikan mencapai 35 persen hingga 40 persen.

Sadar pangsa pasar di wilayah tersebut terlalu besar, Lenovo berusaha untuk “memecahnya”. Salah satunya ke wilayah Jawa Barat, khususnya ke kota Bandung.

Menurut Miranda, Bandung merupakan kota yang cukup potensial. Untuk wilayah Jawa Barat sendiri, kontribusi pangsa pasarnya berada di posisi ke-5 bagi Lenovo.

Lewat produk Moto

Lenovo sendiri sudah punya strategi untuk membesarkan pangsa pasar di Jawa Barat. Salah satunya menggunakan Moto E3 Power yang baru saja dirilis beberapa waktu lalu.

Moto E3 Power sendiri saat ini memang baru dijual melalui situs jual beli online Lazada. Meski begitu, Lenovo, sebagai induk Moto, dikatakan sedang menyiapkan penjualan offline.

“Saat ini, Moto E3 Power ini eksklusif ditawarkan secara online. Strategi ini menggandeng Lazada. Nanti, penjualan offline akan kita garap,” tutur Miranda.

“Selama ini kita menjual cuma secara offline dan retail, kita juga melakukan penjualan secara online. Intinya, strategi bisnis yang dilakukan online to offline, kita melakukan flooding all channel and all segment,” imbuhnya.

Baca: Moto E3 Power Hanya Dijual Online di Indonesia

Sementara itu, Country Lead, Lenovo Mobile Business Group Indonesia Adrie R. Suhadi mengatakan Moto merupakan brand global yang memiliki banyak penggemar setia di seluruh dunia. Kembali hadirnya Moto di Tanah Air ini merupakan produk pabrikasi dalam negeri yang mengikuti prosedur aturan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN).

“Kami yakin kehadiran Moto E3 Power dan produk-produk Moto lain yang akan kami luncurkan di Indonesia. Di masa yang akan datang kita mengharapkan produk ini mendapat sambutan positif dari konsumen Tanah Air,” ujarnya.

Baca: Lebih Dekat dengan Android Moto E3 Power

Beberapa spesifikasi Moto E3 Power meliputi layar HD 5 inci, kamera utama 8 megapiksel, kamera selfie 5 megapiksel, RAM 2 GB, prosesor quad-core 64 bit, dan sistem operasi Android Marshmallow.

Embel-embel “Power” menunjukkan kemampuan baterai yang lebih mumpuni. Lenovo mengklaim baterai E3 Power cuma butuh diisi ulang selama 15 menit untuk ketahanan 5 jam. Untuk semua kemampuan itu, Motorola Moto E3 Power dibanderol Rp 1 jutaan.

Iklan

#RIPIntan Teratas di “Trending Topic” Indonesia

Setelah sempat dirawat di rumah sakit, Intan Olivia Marbun akhirnya mengembuskan napas terakhirnya pada Senin (14/11/2016) dini hari. Bocah perempuan yang baru berusia 3 tahun itu menjadi korban tewas dalam serangan bom molotov di Gereja Oikumene Sengkotek, Samarinda.

Kabar meninggalnya Intan menimbulkan gelombang ucapan dukacita di kalangan pengguna Twitter Tanah Air lewat tagar #RIPIntan. Pantauan KompasTekno, pada Senin (14/11/2016) siang, tagar tersebut sudah menduduki urutan teratas daftar Trending Topic untuk wilayah Indonesia.

Follow
Bosco S @YBSatriyo
#RIPIntan May God give you eternal rest and the family the strength to bear the great pain.
1:34 PM – 14 Nov 2016
1 1 Retweet likes

“RIPIntan, semoga Tuhan memberikan istirahat yang abadi dan ketegaran untuk keluarga yang ditinggalkan,” kicau seorang pengguna Twitter dengan akun @YBSatriyo. Ada pengguna lain yang menyatakan belasungkawa dengan mengunggah foto Intan semasa hidup.

Selain #RIPIntan, topik-topik lain yang masih berhubungan ikut masuk dalam daftar terpopuler, termasuk “Samarinda” dan “Intan Olivia”.

Twitter
Tagar yang menyatakan dukacita terhadap meninggalnya Intan Olivia Marbun masuk trending topic Twitter untuk wilayah Indonesia, Senin (14/11/2016).
Ledakan bom molotov terjadi di halaman Gereja Oikumene terjadi pada Minggu (13/11/2016) pagi, sekitar pukul 10.10 Wita, dan mengenai anak-anak yang ketika itu tengah bermain selagi menunggu orangtua mereka selesai beribadah.

Intan meninggal dunia lantaran bocah malang ini mengalami luka bakar 70 persen. Selain Intan, tiga anak kecil lainnya turut menjadi korban. Satu korban bernama Trinity mengalami luka bakar 50 persen, sedangkan dua lainnya sekitar 16 persen.

Pelaku pengeboman yang berinisial J alias MAK berhasil ditangkap setelah sempat berusaha kabur dengan menceburkan diri ke Sungai Mahakam.

Huawei P10 Bakal Pakai Prosesor “Octa Core” dan RAM 6 GB?

Huawei agaknya sedang mengembangkan perangkat flagship baru yang akan meneruskan andalan saat ini, P9. Informasi mengenai spesifikasi ponsel kelas atas yang bersangkutan belakangan terungkap melalui sebuah bocoran benchmark.

Dirangkum KompasTekno dari Phone Arena, Senin (14/11/2016), bocoran itu berasal dari laman skor benchmark GFXBench atas perangkat berkode LON-L29.

Kode untuk Huawei P9 diketahui adalah LON-L19. Jadi, besar kemungkinan perangkat dalam benchmark tersebut tak lain merupakan penerusnya, sebut saja Huawei P10.

Dari sini diketahui bahwa P10 bakal dilengkapi prosesor baru, Kirin 960, dengan 8 inti CPU (octa core) 2,3 GHz dan pengolah grafis Mali G-71.
Phone Arena
Screenshot benchmark yang membocorkan spesifikasi Huawei P10
Kapasitas memori yang tertanam terbilang besar, yakni 6GB untuk RAM dan 256 GB untuk media penyimpanan internal.

Komponen lain termasuk kamera belakang 12 megapiksel dan kamera depan 8 megapiksel. Tidak diketahui apakah P10 juga akan memiliki dua kamera utama seperti P9 atau tidak.

Meski terkesan mumpuni, Huawei agaknya baru akan melepas P10 ke pasaran pada Maret atau awal April mendatang karena P9 masih mencatat penjualan yang tinggi.

Sepanjang dua bulan terakhir saja, P9 terjual 3 juta unit. Keseluruhan penjualannya mencapai 9 juta unit sejak pertama dirilis April lalu.

Pria Bakar Hutan demi Swafoto di Facebook

Demi swafoto (selfie) di media sosial, tindakan apapun rela dilakukan, termasuk membakar hutan. Itulah yang dilakukan oleh seorang pria 21 tahun asal Kentucky, AS.

Laporan NBC News yang dirangkum KompasTekno, Senin (14/11/2016), menyebutkan bahwa sang pemuda bernama Johnny Mullins itu pekan lalu ditahan karena ketahuan sengaja menyulut api agar bisa menyiarkan video swafoto yang dramatis di Facebook.

Dalam video-video swafoto tersebut, Mullins yang berambisi ingin menjadi peramal cuaca di televisi tampak berbicara di depan kepulan asap kebakaran hutan.

Mullins telah berkali-kali membuat video serupa dalam kumpulan segmen yang disebutnya sebagai “Weather Outlook (Ramalan Cuaca)” di Facebook. Tak jelas mana saja yang apinya sengaja disulut.
Johnny Mullins/ Facebook
Johnny Mullins dalam salah satu video kebakaran hutan yang diunggahnya ke Facebook.
“Dia suka menyiarkan video Facebook supaya orang mengikutinya,” ujar James Stephens, kepala polisi kota Jenkins di Kentucky, tempat Mullins ditahan.

“Dia suka dengan perhatian yang didapat dari Facebook,” kata Stephens, sambil menambahkan bahwa Mullins tak menyadari betapa tindakan yang dilakukannya membahayakan orang lain.

Laman Facebook Mullins hingga kini masih aktif. Video terakhirnya mengenai kebakaran hutan yang diunggah pada 6 November lalu telah ditonton lebih dari 5.000 kali.

Bulan ini, kebakaran hutan melanda wilayah tenggara AS di Tennessee, Kentucky, North Carolina, dan Georgia. Pihak berwenang mencurigai setidaknya 20 kasus kebakaran mengandung unsur kesengajaan.

Samsung Caplok Perusahaan Audio Harman Rp 107 Triliun

Samsung mengumumkan persetujuan akuisisi perusahaan audio dan mobil terkoneksi Harman International Industries senilai 8 miliar dollar AS atau setara Rp 107 triliun. Hal ini menunjukkan ambisi Samsung untuk segera mengembangkan sistem mobil terkoneksi alias connected car.

Sistem mobil terkoneksi sendiri merupakan head unit dalam mobil. Menggunakan sistem tersebut, pengendara bisa menikmati hiburan dan bisa terhubung dengan gadget pengguna.

Samsung membayar 112 dollar AS (Rp 1,5 jutaan) untuk satu lembar saham Harman. Padahal, nilai saham per lembar Harman semestinya 87,6 dollar AS atau setara Rp 1,1 juta. Ini menggambarkan kegigihan Samsung meminang Harman.

Proses transaksi ditargetkan rampung pada pertengahan 2017 mendatang. Nantinya, Harman akan jadi anak perusahaan sendiri di bawah Samsung Electronics.

Struktur organisasi Harman pun tak akan berubah. Jejeran pekerja di Harman akan tetap di perusahaan, tidak akan dicampur dengan pegawai Samsung lainnya.

“Samsung adalah mitra ideal bagi Harman. Transaksi ini akan mendatangkan benefit yang besar bagi industri otomotif kami dan konsumen di seluruh dunia,” kata Direktur Utama Harman, Dinesh Paliwal.

Harman, perusahaan mobil terkoneksi dan audio

Diketahui, Harman merupakan perusahaan yang terdengar besar di dunia audio. Harman merupakan induk perusahaan dari perusahaan audio ternama lain, seperti Harman/Kardon, JBL, Bang & Olufsen, dan AKG.

Akuisisi itu tentunya mengizinkan Samsung untuk mengakses teknologi milik anak usaha Harman. Dapat diartikan juga, Samsung akan mulai serius menggarap industri audio.

Selain itu, Harman juga besar di dunia otomotif berbasis Internet of Things (IoT). Tak kurang dari 30 juta transportasi di seluruh dunia menggunakan solusi teknologi mobil terkoneksi milik Harman, sebagaimana dilaporkan TechCrunch dan dihimpun KompasTekno, Senin (14/11/2016).

Samsung sendiri bisa dibilang tertinggal dari Google dan Apple untuk inisiatif mobil terkoneksi. Google telah lebih dulu memiliki program Android Auto dan Apple mengandalkan CarPlay.

Maka dari itu, kerja sama dengan Harman diharapkan dapat membantu Samsung memapankan posisi di industri otomotif berbasis teknologi. Hal itu disampaikan Vice Chairman sekaligus CEO Samsung Electronics, Oh-Hyun Kwon.

“Harman adalah pelengkap Samsung yang sempurna dalam hal teknologi, produk, dan solusi. Ini menjadi strategi otomotif yang lebih jauh bagi Samsung,” kata dia.

Tutup Tahun, Apple Jual Murah iPhone Rekondisi

Beberapa pekan sebelum pesta diskon Black Friday di AS, Apple menjual perangkat flagship-nya dengan harga murah. Hal itu dimungkinkan berkat mekanisme daur ulang alias refurbished atau rekondisi.

Beberapa perangkat Apple rekondisi yang dijajakan mencakup MacBook Pro, MacBook Air, iPad Air 2, hingga iPhone 6S Plus.

Perbedaan harga antara perangkat baru dan refurbished bisa mencapai 200 dollar AS atau Rp 2,6 jutaan, sebagaimana dipantau KompasTekno dari situs resmi Apple, Senin (14/11/2016).

Lini iPhone 6S Plus 64GB, misalnya, hanya dijual 589 dollar AS (Rp 7,8 juta) dari harga orisinil 699 dollar AS (Rp 9,3 juta).

MacBook Pro yang dijual normal senilai 1.299 dollar AS (Rp 17,3 jutaan) pun menjadi 1.099 dollar AS (Rp 14,6 jutaan) karena merupakan perangkat refurbished.

MacBook Air turun harga tipis menjadi 929 dollar AS (Rp 12 jutaan) dari yang aslinya 999 dollar AS (Rp 13,3 juta). Lini iPad, iPod, iMac, dan Mac Mini juga dijajakan dengan harga lebih murah.

Tak kalah berkualitas

Melalui laman situsnya, Apple mengatakan bahwa perangkat refurbished tak kalah berkualitas dengan perangkat yang benar-benar baru. Pabrikan Cupertino itu sesumbar semua perangkat refurbished yang dijual telah melewati tahap uji coba dan sertifikasi.

Apple pun mengaku sudah mengganti perangkat dengan baterai baru.

“Sebelum kami menjual perangkat refurbished, perangkat diproses untuk memastikan standar tinggi Apple tetap terjaga,” kata Apple pada lamannya.

Pembeli juga diberi garansi selama satu tahun. Jika terjadi masalah pada perangkat refurbished yang merupakan kesalahan pabrik, pembeli berhak menerima pertanggungjawaban Apple.

“Anda bisa menambah cakupan garansi lebih luas dengan berlangganan AppleCare,” tertulis pada situs.

Saat mencoba mengecek ketersediaan pengambilan perangkat refurbished, KompasTekno tak menemukan lokasi toko di Indonesia maupun di Singapura. Jika ingin memesan, pengambilan tersedia di Apple Store Amerika Serikat dan Inggris.